
Dari hasil pengamatan pada periode 2009-2010 kebanyakan orang memilih sebuah perguruan tinggi yang tidak lepas dari kata "kualitas".Kualitas menurut sorang ahli bernama 'Juran' menyatakan bahwa kualitas adalah sebuah kelayakan atau kecocokan penggunaan.
Kualitas (kecocokan/kesesuaian) mempunyai sebuah bagian yang tidak dapat lepas dari lingkungan masyarakat.Dimana, masyarakat adalah penilai sebuah jenjangan yang lebih tinggi walaupun mereka sudah tamat dari perguruan atau baru mulai memilih perguruan tinggi, maka dari itu untuk mewujudkan sebuah perguruan tinggi,sebelumnya harus mengetahui ciri dan kemauan masyarakat.
Kemauan masyarakat dapat dilihat dari beberapa faktor kehidupan masyarakat,misalnya:
1. Kualitas biaya(terjangkau)
2. Kualitas jaminan keselamatan.
3. Tidak ketinggalan zaman.
4. Menjadi sebuah tolak ukur
Dari beberapa faktor diatas dapat disimpulkan bahwa Perguruan tinggi idaman adalah perguruan tinggi yang memiliki sebuah kualitas yang berdasarkan atas kemauan oleh masyarakat.
Di beberapa universitas layaknya di Indonesia seperti Universitas Islam Indonesia Membuktikan sebuah kelayakan atau kecocokan yang dapat didambakan setiap orang.Bukannya ini promosi tapi ini adalah sebuah fakta yang timbul dalam diri saya.Universitas Islam Indonesia dapat saya katakan berkualitas karena memiliki sebuah program islam dimana sangat cocok diera ini dimana saat ini kebudayaan islam telah berkurang dibanding agama lain.Jadi dapat dijadikan tolak ukur dalam menegakkan kebudayaan islam.
Selain itu Universitas Islam Indonesia sudah saya anggap cocok dan unggul dalam point 3 diatas menurut perkembangan zaman.Bukannya heran lagi ditengah-tengah krisis peradaban islam saat ini masih ada universitas yang menjadikan islam sebagai sayap perkembangan teknologi yang saya sebut sebagai Islam teknologi.
Telah kita rasakan sendiri hasil dari perguruan yang menganggap pendidikan itu pekerjaan sampingan,kebanyakan orang yang telah sampai S1 bahkan s2 kita lihat dipingiran jalan sedang menganggur mengapa?pasti itu terletak pada posisi perguruan terakhir mereka,sudah kebanyakan lowongan diisi oleh tamatan SMA bahkan Smp jadi kesimpulannya untuk mewujudkan pendidikan nyata kita harus juga memberikan dorongan(motivasi) untuk bekerja bahkan kita bisa memberikannya lowongan dan kembali ke motivasi sesungguhnya didunia ini masih banyak pekerjaan yang cocok bagi mereka tetapi karena tidak adanya dorongan,kembali lagi ke putus asa mereka.
Pendidikan dizaman sekarang akan menentukan pendidikan di zaman yang akan datang.Sebagian orang telah mengetahui itu bahkan ada yang berpergian keluar negeri untuk mencapai cita2 mereka,pertanyaannya ,Apakah anda ingin anak dalam negeri lulusan luar negeri ?Tentu tidak.Jika kita membiarkannya sama saja kita tidak menganggap perguruan di Indonesia,lalu mengapa ada yang berpergian keluar negeri.Itu karena pendidikan didalam negeri tidak cukup untuk menampung lulusan terbaik SMA.Belankangan ini setelah selesainya UAN anak bangsa telah menonjolkan kemampuannya walaupun keterbatasan ekonomi itulah yang dialami Wildan seorang anak pintar lulusan SMA tak seorang pun yang mengangkatnya ke perguruan tinggi tidak ada perguruan tinggi yang mengangkatnya,mengapa perguruan Indonesia tidak mengangkatnya itu karena perguruan di Indonesia "mau tapi tidak mau rugi" ia tidak bisa membebaskan kerugiannya,kenapa mereka tidak mengangkat Wildan ke perguruan tinggi??
















15 komentar:
pertamaxxxx
info infonya sangat bermutu sob
dan salam kenal
Kalo saya mending di ITB aja deh SOB, Hehehe :n:
bener mas.....
saya juga bingung mau masuk Perguruan tinggi yg mana.......
SUNDUL KOMENG
hehhehehe
mantap gan postnya..
info yg bagus !! tengkiyu :)
aku enggak kuliah nih sob :a:
tapi jadi tauk nih :d:
info yang bagus nih,,,
bagi saya cukup universitas Al-Azhar - Mesir saja.
makasih infonya sob. unversitas memang di ukur dari kwalitas.. n standar pendidikannya baik. tapi g standar bayarnya lho..(kl bayarnya standar kan mahal)
wah saya dah kuliah,, tapi jurusan yang ribet, teknik sipil.. makasih ya mas,, infonya bagus sekali
wah,.
semoga menang kontesnya sob:D
Wah bener banget tuh mas...
Saya juga masih pikir2 mau masuk perguruan tinggi.. karena biayanya gak sedikit... hehehe
Salam kenal kunjungan perdana...dinanti kunjungan balasan sahabat. trims
Terima kasih sudah berbagi namun defenisi itu harus lebih diperbaiki.
Poskan Komentar