
Tatkala orang yang marah harus mempunyai adab dan mengapa dia harus marah.Marah dalam islam kalian perlu tahu bahwa jika marah ada saatnya dan beberapa kejadian di masa lampau ialah 'Marah yang terpuji adalah marah yang timbul semata-mata karena Allah Ta'ala dan agama-nya.Firman Allah, "Dan saat Musa telah kembali kepada kaumnnya dengan marah dan sedih hati, dia berkata, "Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sepeninggal kepergianku!!!.
Berbeda dengan marah yang tercela, yaitu marah yang disebabkan kemaksiatn dan hawa nafsu yang berarah ke arah negative.Pada kesimpulan ini kalian perlu tahu beberapa Adab yang berkaitan dengan marah yang kadang timbul pada diri kita masing-masing.
Adab Marah
:: Nabi SAW juga pernah marah
Pada saat rasullah marah dengan keadaan muka yang begitu dipenuhi dengan kemarahan beliau bersabda "Sesungguhnyayang paling taqwa dan mengetahui tentang allah adalah aku"(Riwayat Bukhari)
:: Dalami Sifat Pendiam
Jalan satu-satunya agar tidak mengeluarkan kata-kata yang buruk dala marah adalah dengan berusaha diam.Jika kalian berdiam diri dengan penuh adab juga insyallah kalian akan terhindar dari Marah.
:: Segera baca ta'awwudz
Apabil kalian terlanjur marah karena yang kalian marahi adalah perbuatan maksiat maka kalian peru untuk membaca ta'awwud " a'udzu billahi min as-syaithani arrajim".
:: Berzikir dan Berdoa adalah jalan keluarnya.
Dengan berzikir setiap saat kemarahan anda akan senantiasa dikontrol oleh allah s.w.t.Ingat Firman Allah"Dengan mengingat aku hati menjadi tentram.
:: Menahan Marah
Jalan yang begitu mudah kalian lakukan, insyallah adalah dengan menahan kemarahan anda.Memang di setiap manusia menganggap marah adalah perbuatan yang biasa akan tetapi dengan kemarahan dunia tidak akan tentram maka kalian juga harus berzikir jika kelak nanti ingin marah.
















2 komentar:
ok sobat..
walaupun kita diberi anugrah untuk sebuah emosi tapi bukan berarti kita menyalahgunaknnya..
:g: makasih sobat atas infonya
wah, alhamdulilah sob saya orang yg jarang marah..dan klo marah hanya sesaat tidak dipendam dalam hati
Poskan Komentar